Harga Karet Ditutup Rebound Lebih dari 2%

Bisnis.com, JAKARTA - Harga karet mampu berakhir rebound lebih dari 2% pada perdagangan hari ini, Rabu (9/8/2017), meski pada saat yang sama kinerja mata uang yen Jepang terus terapresiasi.

Harga karet untuk pengiriman Januari 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 2,67% atau 5,60 poin di level 215,40 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya harga karet dibuka dengan kenaikan 0,57% di posisi 211 yen per kg, setelah pada perdagangan Selasa (8/8) berakhir melorot 1,04% di posisi 209,80.

Rebound harga karet hari ini terjadi di tengah adanya kekhawatiran bahwa hujan di kawasan perkebunan karet akan menghambat pasokan.

”Beberapa investor melakukan aksi beli menyusul adanya spekulasi bahwa pasokan dapat terganggu karena faktor cuaca,” ujar Gu Jiong, analis Yutaka Shoji, seperti dikutip dari Bloomberg.

Langkah pembelian di Thailand juga mendukung harga karet. Thailand dikabarkan menyetujui pinjaman untuk para produsen latex demi mendorong permintaan lokal.

Pihak otoritas menyatakan bahwa harga karet Thailand dapat menanjak menjadi 70 baht per kg tahun ini.

Sementara itu, nilai tukar yen hari ini terpantau lanjut terapresiasi 0,34% atau 0,38 poin ke 109,95 yen per dolar AS pada pukul 14.38 WIB, setelah pada Selasa ditutup menguat 0,37% di posisi 110,33.

Penguatan yen menyusul meningkatnya ketegangan seputar program nuklir Korea Utara. Daya tarik yen sebagai aset safe haven cenderung naik di tengah meningkatnya tensi global yang mendorong investor menghindari aset berisiko.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Januari 2018 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

9/8/2017

215,40

+2,67%

8/8/2017

209,80

-1,04%

7/8/2017

212,00

+2,51%

4/8/2017

206,80

+2,43%

3/8/2017

201,90

+0,45%

Sumber: Bloomberg (djk)

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter