Dua Hari Tertekan, Harga Karet Cetak Rebound

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet berhasil membukukan rebound pada akhir perdagangan hari ini, Senin (2/10/2017), seiring dengan berlanjutnya depresiasi nilai tukar yen terhadap dolar AS.

Harga karet untuk pengiriman Maret 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup naik 0,30% atau 0,60 poin ke level 202,40 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya harga karet dibuka dengan penguatan 0,64% atau 1,30 poin di posisi 203,10 yen per kg, setelah pada perdagangan Jumat (29/9) berakhir anjlok hampir 2% di posisi 201,80.

Meski menguat, harga karet masih bergerak pada kisaran level terendah dalam dua bulan terakhir di tengah peningkatan cadangan karet China.

Dilansir Bloomberg, cadangan karet China yang dimonitor Shanghai Futures Exchange naik menjadi 443.752 ton pekan lalu, kenaikan beruntun selama 17 pekan berturut-turut.

“Kenaikan cadangan di China menimbulkan kekhawatiran bahwa tingginya produksi (karet) lokal dapat menekan kebutuhan impor,” ungkap Takaki Shigemoto, analis JSC, seperti dikutip dari Bloomberg.

Turut menopanggerak  karet, nilai tukar yen lanjut melemah 0,33% atau 0,37 poin ke posisi 112,90 per dolar AS pada pukul 13.42 WIB, setelah pada Jumat (29/9) berakhir terdepresiasi 0,17% di posisi 112,53.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Maret 2018 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

2/10/2017

202,40

+0,30%

29/9/2017

201,80

-1,94%

28/9/2017

205,80

-5,47%

27/9/2017

217,70

+0,79%

Sumber: Bloomberg (djk)

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter