Harga Karet Ditutup Menguat Lampaui Level 205

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Selasa (3/10/2017), di tengah pelemahan kinerja mata uang yen Jepang.

Harga karet untuk pengiriman Maret 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 1,68% atau 3,40 poin di level 205,80 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya harga karet dibuka stagnan di posisi 202,40 yen per kg, setelah pada perdagangan Senin (2/10) berakhir menguat 0,30% atau 0,60 poin.

Menurut Gu Jiong, analis Yutaka Shoji, harga karet terdorong pelemahan yen dan menguatnya pergerakan saham pada indeks Nikkei. 

“Penguatan Nikkei dan pelemahan yen Jepang membantu harga karet di bursa Tocom melanjutkan penguatannya,” jelasnya, seperti dikutip dari Bloomberg.

Nilai tukar yen terpantau lanjut melemah 0,19% atau 0,21 poin ke posisi 112,97 per dolar AS pada pukul 13.34 WIB, setelah pada Senin (2/10) berakhir terdepresiasi 0,20% di posisi 112,76.

Sementara itu, pergerakan indeks Nikkei 225 hari ini berakhir menguat 1,05% atau 213,29 poin di level 20.614,07.

Dilanjutkan oleh Gu Jiong, rendahnya jumlah cadangan karet di Jepang juga ikut menopang harga.  Jumlah cadangan karet mentah Jepang dilaporkan turun 3,3% menjadi 6.216 ton.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Maret 2018 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

3/10/2017

205,80

+1,68%

2/10/2017

202,40

+0,30%

29/9/2017

201,80

-1,94%

28/9/2017

205,80

-5,47%

27/9/2017

217,70

+0,79%

 

Sumber: Bloomberg (djk)

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter