DANA KEMITRAAN: 2013, PTPN XII Alokasikan Rp9 Miliar

Oleh: Adam A Chevny

SURABAYA—PT Perkebunan Nusantara (Persero) XII pada 2013 mengalokasikan dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) Rp9 miliar melalui penyisihan laba tahun ini Rp127 miliar.

Dana PKBL sebesar itu merupakan kenaikan dibandingkan pengucuran dana serupa tahun 2012 yang hanya Rp8,9 miliar, diantaranya Rp7,3 miliar dimanfaatkan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan peternak sapi. Dana bergulir itu dipinjamkan dengan bunga lunak hanya 6%/tahun.

Direktur SDM dan Umum PT Perkebunan Nusantara (Persero) XII Bambang Widjanarko mengatakan penyaluran dana PKBL merupakan bentuk kepedulian BUMN tersebut terhadap masyarakat di sekitar kebun, sesuai yang ditugaskan Kementerian BUMN.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut telah dilaksanakan bertahun-tahun, melalui penyisihan 2% dari laba bersih. Tahun 2012 dana PKBL yang dikucurkan PTPN XII senilai Rp8,9 miliar berasal dari penyisihan laba pada 2011 senilai Rp134 miliar serta pengembalian dari mitra binaan.

“Tahun 2013 ini kami mengalokasikan dana PKBL Rp9 miliar lebih yang disisihkan dari laba bersih tahun 2012 Rp127 miliar (turun dibandingkan laba 2011 akibat anjloknya harga komoditas perkebunan), selain dari pengembalian tahun-tahun lalu ditambah bunganya,” ujarnya di sela-sela penyaluran dana PKBL Rp4,6 miliar beberapa hari yang lalu.

Penyaluran dana sebesar itu merupakan tahap III tahun 2012. Sebagian besar ditujukan peternak sapi, industri mikro kecil serta dana hibah bagi sarana prasarana umum di berbagai kabupaten di Jawa Timur.

Kepala Bagian PKBL PTPN XII Supeno Adji menyebutkan kepemilikan sapi dari mitra binaan BUMN tersebut tahun ini tercatat 1.500 ekor, dimana setiap peternak diberikan pinjaman dana Rp6 juta untuk membeli sapi bakalan. Dalam jangka setahun ternak tersebut dapat dijual, sementara dana pinjaman harus dikembalikan kepada PTPN XII selambat-lambatnya 2 tahun untuk digulirkan lagi.

“Pengguliran dana bagi peternak sapi sesuai kebutuhan warga di sekitar kebun yang kami kelola, untuk tambahan pendapatan dari kegiatan bertani,” tuturnya.

PTPN XII dalam kemitraan ternak sapi mengembangkan pola integrated farming system (IFS), dimana sapi dipelihara di kandang. Kotorannya diproses menjadi pupuk organik guna menyuburkan tanaman yang dibudidayaan BUMN tersebut mencakup karet, kopi, kakao, teh dan kayu-kayuan.

Areal perkebunan yang dikelola PTPN XII seluas 80.000 hektare yang tersebar dari Jatim bagian timur hingga bagian barat. (sms)

sumber: http://www.bisnis-jatim.com………… hil-n12

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter