PTPN XII Tanggap Bencana Gempa Malang dan Sekitarnya

 580 total views,  2 views today

Malang (12/04) – Sebagai wujud nyata dalam aksi kemanusiaan, PT Perkebunan Nusantara XII diwakili Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan, Winarto dan Manajer Kebun Bantaran, Ardi Iriantono menyalurkan ratusan paket sembako kepada para korban bencana gempa bumi yang terjadi di Wilayah Malang dan sekitarnya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, pada senin lalu. 

Penyaluran bantuan ini dilakukan bersamaan dengan BUMN Jatim lainnya sebagai upaya perintis penyaluran bantuan bencana Jawa Timur, dan diterima baik oleh Kepala BPBD Kab. Blitar, Achmad Cholik di halaman Kanto BPBD dan Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Mujianto beserta jajaran di halaman Pendopo kabupaten. 

Winarto menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PTPN XII terhadap sesama dan merupakan aksi kemanusiaan.

“PTPN XII sebagai perusahaan BUMN yang memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Ketika musibah gempa bumi menimpa saudara kita, sudah saatnya bagi kami sebagai Perusahaan Negara/ BUMN bersama dengan Satgas BUMN Jawa Timur bersama-sama membantu masyarakat dalam melewati masa sulit ini”, ujar Winarto. 

Selanjutnya Winarto menjelaskan dalam proses pemberian bantuan ini, PTPN XII bekerjasama serta turut berkoordinasi dengan Pegadaian dan BRI Cabang Blitar yang ditunjuk sebagai PIC Tim Perintis Penanggulangan Bencana Wilayah Blitar oleh Satgas BUMN Jawa Timur.

Proses penyaluran bantuan korban bencana juga dibantu oleh satgas bencana Kebun Bantaran yang turut aktif dalam mengkondisikan paket bantuan. Aksi serupa akan terus dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian PTPN XII terhadap para korban bencana. 

“Kami berharap bantuan yang disalurkan tepat guna dan tepat sasaran serta bermanfaat bagi para korban. Semoga dengan aksi kemanusiaan ini akan saling menguatkan satu sama lain dan kami selalu fokus terhadap proses pemulihan dari bencana gempa yang terjadi di jawatimur.” Pungkas Ardi.