Bukan di Amerika Serikat, Ini Air Terjun Niagara Bondowoso

 4,914 total views,  1 views today

Air terjun Little Niagara (Chuk Shatu W/detikcom)

Bondowoso – Indonesia tak kalah dari negara lainnya. Perbatasan Kanada dan Amerika Serikat punya Air terjun NiagaraBondowoso punya Air terjun Little Niagara.

Air terjun yang terletak di Kebun Blawan, PTPN XII, yang secara administratif berada di Desa Kalianyar, IjenBondowoso. Air terjun ini kerap disebut Little Niagara.

Sepintas air terjun ini memang mirip seperti yang ada di negeri Paman Sam itu. Tak begitu tinggi, memang, hanya sekitar sepuluh meter. Namun riam yang ada di air terjun tersebut tampak melebar ke samping, kurang lebih 20 meteran lebarnya.

Air terjun Little Niagara posisinya persis di persimpangan dua aliran sungai. Yakni sungai yang mengalir dari daerah Dusun Pedati dan Desa Sempol. Itulah sebabnya, riam ini tampak melebar.

Bukan cuma itu. Di depan air terjun ini juga sengaja dibangun jembatan berbahan besi yang melintas persis di depan air terjun. Sehingga pengunjung dapat melihat sejajar di depan air terjun. Tampak indah jika untuk berswafoto.

“Sangat menarik. Kayak di air terjun niagara benaran,” ujar salah seorang pengunjung yang mengaku asal Tuban, Reny, ketika berbincang dengan detikcom di lokasi, Minggu (4/7/2021).

Reny mengimbuhkan, air terjun ini memang menarik. Jika lazimnya air terjun itu mengalir dan menghempas dari ketinggian, Little Niagara ini malah melebar. Sementara di bagian atas air terjun terhampar taman bunga.

Berdasarkan sejumlah literatur geologi, sungai Blawan yang ada di hulu Little Niagara merupakan bekas aliran lava akibat letusan gunung Ijen Purba. Air tejun ini kemudian dimasukkan dalam salah satu geosite Ijen Geopark.

Di kawasan geosite Lava Blawan atau hulu air terjun Little Niagara memang terhampar bekas aliran lava. Bekas aliran lava itu terdiri batuan jenis basaltis yang menghalangi aliran hulu sungai dari dinding utara kaldera. Terdekat berada di lereng selatan Dusun Pedati yang belum tercampur dengan aliran sungai dari geosite Kawah Ijen.

Karakter batuan di sekitar geosite Lava Blawan bersifat vesikuler. Karena adanya rekahan permukaan yang dipengaruhi oleh proses pembekuan cepat di bagian permukaan. Proses tersebut menyebabkan relief tidak rata, sehingga menimbulkan efek riak pada air yang mengalir.

“Blawan ini memang salah satu geosite benama Lava Blawan,” jelas Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark wilayah Bondowoso, Arif Setyo Raharjo, saat konfirmasi terpisah.

Kabid Pariswisata Disparpora Bondowoso menambahkan bahwa Lava Blawan diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG) sebagai salah satu geosite dalam Ijen Geopark.

“Di Kecamatan Ijen ini yg dominan memang situs geologi. Karena memang berdekatan dengan Kawah Ijen, yang merupakan sisa letusan gunung Ijen Purba,” pungkasnya.

Sumber: http://travel.detik.com/detiktravel-non-api/d-5630560/bukan-di-amerika-serikat-ini-air-terjun-niagara-bondowoso