Bakal Jadi Raksasa Gula RI, Ini Kebun Gula Milik Sugar Co!

 398 total views,  1 views today

FILE PHOTO: Workers spray fertilizer in a sugar cane field in Zacatepec de Hidalgo, in Morelos state, Mexico, May 31, 2017.   REUTERS/Edgard Garrido/File Photo                      GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Jakarta, CNBC Indonesia – Setelah sebelumnya mengumumkan pendirian Palm Co sebagai perusahaan spin-off PTPN untuk komoditas kelapa sawit, Kementerian BUMN RI kembali kini mulai mengkonsilasikan perusahaan perkebunan tebu dalam satu entitas bernama Sugar Co atau PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Konsolidasi ini dilakukan salah satunya agar perusahaan dapat fokus mengelola bisnis dengan baik, karena tidak perlu pusing memikirkan komoditas lain. Sebelumnya perusahaan perkebunan milik BUMN pendiriannya dipisahkan berdasarkan letak geografis yang kini totalnya berjumlah 14 dan tersebar di seluruh Indonesia.

Sebelum menjadi 14 perusahaan, jumlah sebaran perusahaan perkebunan lebih granular lagi, bahkan lebih dari 30. Upaya konsolidasi bisnis sebenarnya telah dilakukan dengan menunjuk PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) sebagai induk holding.

Akan tetapi di bawah holding perkebunan PTPN III, anak usaha masih bergerak dan menjalankan bisnis untuk beberapa produk komoditas perkebunan.

Pendirian Sugar Co dan Palm Co tampaknya menjadi upaya pemerintah agar anak usaha tidak lagi keteteran mengurusi banyak komoditas serta tetek bengeknya sehingga mampu memberikan capaian kinerja yang lebih baik.

Hingga saat ini, Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan dari semua perusahaan yang bergerak di sektor agribisnis, ada tiga jenis bisnis utama yang akan dijalankan, yaitu Palm Co sub perkebunan sawit, Sugar Co di perkebunan tebu dan Supporting Co yang merupakan perusahaan yang mendukung dua perusahaan tersebut.

Untuk Sugar Co, penggabungan aset-aset perusahaan perkebunan tebu milik PTPN dilakukan atas PTPT II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII dan PTPN XIV.

“Semuanya akan kita gabungan dalam satu perusahaan. Supaya mereka bisa mengembangkan luas lahan sesuai dengan arahan Presiden. Jumlah lahan yang akan ditanami tebu oleh Sugar Co seluas 700 ribu hektare,” kata Pahala.

Masih belum disebutkan apakah akan ada konsolidasi baru untuk komoditas lain yang dikelola oleh PTPN seperti karet, kakao atau teh.

Luas Kebun Akan Mencapai 700 Ribu Hektar

Saat ini lahan tebu yang dimiliki PTPN seluas 153 ribu hektar, artinya akan dilakukan penambahan luas lahan lima kali lipat dari luas lahan saat ini. Lokasi penambahan lahan perkebunan tebu tersebut sebagian besar di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Data yang dihimpun oleh Tim Riset CNBC Indonesia dari Laporan Tahunan tujuh PTPN yang aset perkebunan tebunya akan dilebur, diketahui total luas lahan kebun tebu mencapai 158 ribu hektar dan tersebar di tiga pulau.

Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20220914094118-17-371926/bakal-jadi-raksasa-gula-ri-ini-kebun-gula-milik-sugar-co