PTPN XII Gelontor Rp9,2 M Dana Kemitraan untuk 926 Peternak Sapi

 13,618 total views,  807 views today

JEMBER – Di tengah Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai, PT Perkebunan Nusantara XII ( PTPN XII ) melalui program kemitraan, menggelontorkan dana sebesar Rp9,2 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada 926 orang mitra peternak sapi yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Kediri, dan Malang.

Penyaluran dana kemitraan ini digelar secara online dan offline. Secara online diikuti oleh seluruh mitra, dan secara tatap muka dihadiri oleh delapan orang perwakilan mitra untuk menerima langsung penyaluran secara simbolis satu ekor sapi ternak di Kebun Mumbul Jember.

Acara yang dilakukan secara online tersebut, dimaksudkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja PTPN XII.

Direktur PTPN XII , Siwi Peni dalam sambutannya secara video conference mengatakan, bahwa program kemitraan ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab sosial PTPN XII kepada masyarakat di sekitar kebun. Program itu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dengan melakukan peternakan sapi.

“Pinjaman ini merupakan dana bergulir dari perusahaan dengan bunga lunak yang selama ini sudah diberikan secara berkesinambungan guna membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan UMKM di sekitar Kebun,” katanya.

Sedangkan total penyaluran Program Kredit Kemitraan kepada masyarakat UMKM selama tujuh tahun yang sudah diberikan PTPN XII kepada masyarakat dilingkungan kebun sampai dengan Desember 2020 sebesar Rp68,7 miliar.

Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan, Winarto menambahkan, Program Kemitraan yang diberikan kepada UMKM ini berupa pinjaman pada sektor peternakan sapi di sekitar wilayah Kebun PTPN XII yang berada di 17 Kebun. Dengan penyerahan ini, maka penyaluran program kemitraan sampai dengan akhir Desember 2020 sudah mencapai 102,93% dari RKAP tahun 2020.

Menurut Winarto, berternak sapi di sekitar kebun menjadi keuntungan kedua belah pihak baik bagi peternak sapi maupun bagi kebun, selama kedua belah pihak berkomitmen. Peternak bisa memperoleh pakan ternaknya dari rumput liar yang berada di Wilayah Kebun, sementara kebun diuntungkan apabila rumput liarnya bersih karena rumput liar adalah gulma yang mengganggu tanaman perkebunan.

“Kebun juga dapat memperoleh kotoran ternak yang dimanfaatkan untuk pupuk organik yang sangat penting bagi tanaman,” kata dia.

Ia melanjutkan, kerjasama kemitraan PTPN XII dengan peternak sapi ini sudah dilakukan beberapa tahapan, dan selama ini dapat lancar dikembalikan. Sehingga dapat disalurkan kembali kepada mitra lain yang membutuhkan. Upaya ini dilakukan dengan harapan dapat mendukung program pemerintah.

“Hubungan yang terjalin baik dan harmonis antara UMKM dengan kebun akan menciptakan keadaan yang kondusif di lingkungan perkebunan yang merupakan aset besar negara Republik Indonesia,” tutur Winarto.

Sementara itu, Koordinator Mitra, Aditya Mahendradata mengakui, bahwa program kemitraan ini merupakan program yang sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar. Ia berharap, program serupa akan terus digelar secara berkesinambungan.

Kata Adit, dimasa pandemi memang banyak orang kehilangan pekerjaan. Modal dari PTPN XII ini nantinya untuk membeli bakalan sapi jenis ongol yang dipelihara sampai dewasa dan gemuk.

“Jika sudah 1-2 tahun atau cukup umur dijual. Rata-rata para mitra mendapat untung dari program ini, kami berharap dapat terus menerus dilaksanakan,” terang Adit yang mengkoordinir 47 mitra peternak sapi di Kabupaten Kediri.